Kontes Modiifikasi Mobil Di Kota Malang Banyak Di Hadiri Mobil Keren

Kontes Modiifikasi Mobil Di Kota Malang Banyak Di Hadiri Mobil Keren

Kontes Modiifikasi – Kali ini giliran kota Malang yang menjadi tempat untuk di gelarnya kontes modifikasi mobil dari Indonesia Automodified (IAM). IAM merupakan lokasi bagi para pemilik mobil-mobil keren untuk memamerkan seluruh hasil modifikasi mobinya.

Baca juga: Penjual Mobil Tata Nano Di Hentikan Karna Tidak Aman

Kontes ini di gelar mulai dari tanggal 14 hingga 15 juli 2018. GOR Bima Sakti menjadi tempat untuk berkumpulnya para pemilik mobil-mobil yang keren tersebut. Bahkan tak tanggung-tanggung jumlah kontestan yang hadir untuk mengikuti kontes ini. Jika di hitung ada sekitar 130 peserta yang berlomba untuk merebut gelar juara.

Mereka semua berebut untuk menjadi yang terbaik dalam penilaian Overall Build, Exterior, Paint, Engine, Undercarriage, Interior, Car Audio&Video, serta Presentation.

“Tahun ini ada 18 kota, Malang bukan pertama kalinya. Sekitar 120 sampai 130 peserta mengikuti IAM disini (Malang), asal mereka beragam, ada personal, bengkel, atau klub,” terang panitia IAM Husna Sugiana.

Para peserta yang mengikuti ajang ini, berlomba memperoleh poin terbanyak atau Elite poin. Sehingga di akhir kejuaraan bisa menyabet juara pertama.

“Kita pakai sistem poin, jika menang salah satu kategori saja, perolehan poin bisa menambah poin yang sudah dihasilkan di seri sebelumnya,” terang Husna.

Dia mengaku, kategori utama dalam seri ini adalah modifikasi. Namun, ada 150 lebih kategori lain yang di lombakan. Diantaranya, audio, fun fair friend, DJ, Hin Dance Music Festival, fotografi, dan kategori lainnya.

“Kita ada banyak kategori sampai 150 lebih, seri dimulai hari sampai besok malam. Penilaian tetap akan dilakukan dengan mempertimbangkan kualitas dan kelengkapan untuk modifikasi,” bebernya.

Kontes IAM di Malang ini, banyak di hadiri oleh perta yang berasal dari kota malang, seperti dari kota Bali dan juga Surabaya. “Peserta banyak, Bali cuman satu, untuk modifikasi, kalau yang menang di Surabaya kemarin, sepertinya tak datang,” ujar Husna.