Cara Melakukan Modifikasi Mobil Standard Menjadi Mobil Drift

Cara Melakukan Modifikasi Mobil Standard Menjadi Mobil Drift

Cara Melakukan Modifikasi Mobil Standard Menjadi Mobil Drift – Kata drift sangat populer di kalangan pecinta otomotif. Drift merupakan singkatan dari Drive Rightly In False Turn yang merupakan sebuah teknik menyetir dimana pengemudi mobil akan berusaha agar mobilnya tetap pada posisi mereng dengan keadaan bergerak selama mungkin. Untuk melakukan Drift menggunakan teknik menyetir ini hanya dengan menggunakan gigi dua serta rem tangan agar mobil dapat melakukan drifting.

Baca juga: Tips Nyaman Saat Berkendara Pada Saat Mudik

Namun untuk mobil pribadi sendiri sangat tidak memungkan untuk melakukan drift, di karenakan komponen dan tenaga mesin masing kurang mampu melakukannya, apabila di paksakan akan terjadi kerusakan yang fatat pada mobil anda. Bagi anda yang suka dengan care menyetir ini, anda bisa saja untuk melakukan modifikasi pada mobil anda. Nah berikut cara untuk memodifikai mobil menjad mobil drift.

Siapkan dana yang cukup

Untuk merubah mobil standard menjadi sebuah mobil drift berarti anda harus mengganti sebagian besar perangkat yang terdapat di dalam mobil anda dengan perangkat khusus yang mendukung untuk melakukan teknik drifting. Pengerjaan memodifikasi mobil ini pun memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.

Mobil yang digunakan harus mempunyai RWD

Untuk merubah mobil standard anda dengan mobil kebutuhan drifting, anda harus mempunyai mobil yang telah menggunakan penggerak roda belakang (RWD). Beberapa pilihan mobil yang telah menggunakan penggerak roda belakang antara lain yaitu Nissan Cefiro, BMW E30, E36, Nissan Silvia, Toyota Lexus dan Aristo.

Ganti mesin dengan yang lebih besar

Agar mobil anda sesuai dengan kebutuhan mobil drift, sebaiknya anda ganti mesin mobil anda dengan yang lebih besar, atau jika tidak, anda dapat melakukan modifikasi mesin. Biasanya mesin yang digunakan adalah 1JZ atau 2JZ yang merupakan mesin Toyota Supra, mesin RB25 atau RB26 dari Nissan Skyline, mesin SR20 dari Nissan Silvia, mesin 1UZ 8 silinder milik Toyota Soarer atau dapat juga menggunakan mesin LS milik Chevrolet.

Untuk pilihan mesin tergantung dengan mobil yang akan anda gunakan. Untuk mobil berkebutuhan drifting idealnya mempunyai tenaga hingga 400 hingga 500 HP. Sedangkan jika anda melakukan modifikasi mesin, sebaiknya anda mengganti turbo, piston, stang piston, injector, engine management serta meningkatkan boost turbo. Nah, jika ingin mengikuti kompetisi anda sebaiknya menggunakan nitrous untuk dapat mengejar putaran mesin di bawah.

Kaki mobil harus dibuat setangguh mungkin

Jika mobil anda ingin dibuat menjadi sebuah mobil berkebutuhan drifting, sebaiknya kaki-kaki mobil dibuat setangguh mungkin. Hal ini bertujuan agar mobil dapat melewati setiap tikungan yang terdapat di arena drift. Beberapa piranti yang perlu dan wajib digunakan seperti memasang suspensi coilover, adjustable arm, maupun limited slip differential yang dapat Anda temukan dengan mudah di pasaran.

Namun, ada hal penting lain yang harus anda lakukan dalam memodifikasi mobil anda, yaitu dengan melakukan modifikasi pada bagian ban agar dapat berbelok lebih banyak hingga mencapai 60 derajat, seperti memodifikasi knuckle, terot, hingga lower arm menjadi lebih Panjang.

Gunakan Roll Bar

Penggunaan roll bar wajib pada Mobil Drift untuk berkompetisi, dan yang terpenting roll bar tidak asal terpasang, tapi harus di-las dengan kuat. Tujuannya untuk keamanan selain itu membuat rigid sasis.

Tinggalkan Balasan